Lejitkan Potensi di Era Revolusi Industri 4.0 Bersama ASUS VivoBook Pro F570



"You have to believe in yourself when no one else does. That's what makes you a winner."

Rasanya baru kemarin saya mengukir puisi - puisi patah hati disini. Setelah 11 tahun berlalu, tak disangka blog pribadi yang dibuat untuk tempat bercurah hati, kini malah menjadi ladang yang diusahakan untuk mencari rejeki.

Baru setahun belakangan ini saya akhirnya memahami bahwa sebuah blog ternyata bisa dimonetisasi. Kala itu saya merasa sudah tertinggal jauh dari blogger - blogger yang lain. Mereka seperti sudah melesat jauh di depan dengan berbagai skill yang mumpuni. Baik itu dari tampilan blog yang menarik, teknik penulisan yang menghanyutkan pembaca, hingga penyajian artikel dengan konten - konten pendukung yang menawan.

Sedangkan saya? Jangankan membuat sebuah infografis sederhana, menulis saja masih asal - asalan dengan gaya sesuka hati.

"Selama ini ngapain aja, Neng?", jerit suara hati ini.

Saya selalu terkagum - kagum dengan para blogger yang sering membagikan kegiatannya dalam mereportase suatu event. Bisa menjadi saksi peluncuran produk, hingga bertemu pembicara ternama dan artis - artis beken tentunya suatu hal yang cukup membanggakan bukan?

Wah, ternyata menjadi seorang blogger bisa sekeren itu ya?

Melihat kenyataan tersebut, saya merasa sangat termotivasi untuk meraih mimpi menjadi blogger professional, yang kini saya teguhkan dalam hati.

Boleh kan saya bermimpi? Sambil terus meyakinkan diri sendiri bahwa suatu saat nanti saya bisa bertukar sapa dengan blogger - blogger yang saya kagumi itu dalam satu event yang sama. Event peluncuran produk ASUS misalnya :).

Untungnya saya bukan orang yang mudah patah arang.  Meskipun usia sudah kepala 3 dan kemampuan di dunia blog masih terbilang biasa - biasa saja, tapi saya masih punya semangat yang menyala - nyala bak anak SMA. Bagi saya tak ada kata terlambat untuk memulai.

Sebelum mewujudkan mimpi menjadi blogger professional, untuk tahun 2019 ini, saya lebih berkonsentrasi untuk membangun blog terlebih dahulu. Karena bagaimanapun juga kekuatan dari seorang blogger itu ya blog itu sendiri.

Masih banyak PR yang harus saya lakukan untuk menaikkan pageview, meningkatkan nilai DA PA, serta memperbaiki kualitas artikel agar bisa memiliki peringkat teratas di mesin pencari.

Dari sisi penulisan artikel, saya terus berusaha memperbaiki gaya penulisan agar lebih enak dibaca sehingga pengunjung tuntas membaca tulisan hingga akhir tanpa merasa kebosanan. Caranya adalah dengan banyak membaca referensi menulis, lalu mempraktikkannya dalam tulisan blog.

Sedangkan dari sisi penyajian artikel, saya juga belajar melengkapi artikel dengan konten pendukung yang menarik seperti foto, gambar, infografis hingga video. Jujur saja, saya sangat lemah sekali dalam hal ini. Sehingga salah satu resolusi di tahun 2019 ini adalah memperdalam skill multimedia untuk melejitkan potensi sebagai seorang blogger di era revolusi industri 4.0. ini.

Resolusi ini saya mulai dengan banyak membaca dan menonton video belajar desain grafis yang bisa kita dapatkan secara gratis di internet. Sejauh ini, baru 2 hal itu yang bisa saya lakukan. Saya belum sempat mempraktikkannya karena perangkat laptop yang saya miliki tidak memiliki spesifikasi yang mendukung untuk belajar desain grafis maupun editing video.

Seperti yang kita ketahui, aplikasi desain grafis biasanya memiliki ukuran file yang cukup besar sehingga memberatkan kinerja perangkat, baik laptop atau desktop. Untuk itu butuh processor dan graphic card yang tangguh, agar aplikasi - aplikasi tersebut dapat berjalan mulus tanpa membuat laptop kita jadi ngelag dan lemot.

Di era Revolusi Industri 4.0 ini, kemampuan multimedia dan digital seperti desain grafis dan editing video memang sepertinya wajib dimiliki oleh seorang blogger agar tetap kompetitif. Apalagi trend dunia digital juga terus berkembang dari waktu ke waktu. Sehingga seorang blogger seperti saya butuh perangkat tepat yang dapat menemani proses membangun blog sekaligus upgrade skill multimedia.

Lalu kira - kira perangkat seperti apa ya yang dapat membantu saya mewujudkan resolusi belajar desain grafis dan editing video di era ini?


Selama ini perusahaan laptop asal Taiwan, ASUS, dikenal dengan produk - produknya yang komprehesif. Tak heran, karena 5000 dari 16.000 karyawannya adalah para insinyur di bidang riset dan pengembangan berkelas dunia. Itu sebabnya ASUS seolah tiada henti menelurkan inovasi produk untuk  menyemarakkan industri laptop dunia, hingga menciptakan trend dan standard baru.

Seperti tahun 2019 ini. Belum usai euforia kita menyambut laptop ultra tipis  ZenBook 13, 14, 15″ keluaran terbaru ASUS. Kita dibuat terkesima kembali dengan laptop teranyar ASUS yang dijamin unik dan bikin berdecak kagum.

Kali ini ASUS mempersembahkannya untuk segmen mainstream yang mengedepankan performa. Jadi, laptop ASUS ini sangat cocok sekali untuk blogger yang ingin meng-upgrade skill dalam bidang multimedia seperti saya, content creator, pekerja kantoran untuk mendukung aktivitasnya sehari - hari, juga untuk kamu yang suka bermain game.

Laptop ASUS yang saya maksud ini adalah :

Laptop baru ASUS ini membuat saya tak habis pikir karena bisa mengakurkan 2 brand yang selama ini bersaing ketat di pasaran. Chip CPU bertenaga AMD Ryzen Mobile digabungkan dengan chip GPU dari Nvidia dalam satu laptop? Hanya di ASUS VivoBook Pro F570 inilah kamu bisa mencicipi performanya.

Tentunya banyak alasan yang mendasari keputusan ASUS untuk menikahkan dua chip CPU AMP dan chip GPU Nvidia. Kombinasi tak biasa antara 2 hardware ini tentunya untuk menggabungkan keunggulan dari chip CPU AMD dengan chip GPU Nvidia. Sehingga lahirlah sebuah laptop dengan performa lain daripada yang lain.

Dengan kartu grafis diskrit Nvidia Geforce GTX 1050 4GB GDDR5 dan teknologi GPU switching, laptop ini jadi lebih pintar karena dapat dengan mudah mengatur penggunaan kartu grafis sesuai dengan kebutuhan pengguna dalam kondisi yang berbeda - beda. Misalnya saat butuh performa handal dalam bermain game, atau kegiatan di luar ruangan yang menghemat baterai. 

Sedangkan processor Ryzen 5 Mobile atau Ryzen 7 mobile yang disematkan pada laptop ini, memberikan kinerja untuk mendukung produktivitas sehari - hari, multitasking, maupun pembuatan konten multimedia. Processor AMD ini menghadirkan kinerja CPU kelas desktop pada sebuah laptop yang tipis dan ringan. Hal ini dapat terjadi berkat gabungan dari 4 core Zen AMD yang memenangkan penghargaan dari berbagai media.

Selain itu, masih ada 4 keunggulan lain dari laptop ASUS VivoBook Pro F570 yang akan saya ulas satu persatu. 

Sudah mulai penasaran? Ini dia tampilan ASUS VivoBook Pro F570.




Sebagai seorang wanita, saya biasanya mengandalkan visualisasi untuk menilai bagus tidaknya suatu benda. Begitupun dalam menilai laptop. Laptop yang tampak cantik dan menawan, menurut saya turut merepresentasikan performanya yang juga menawan.

ASUS VivoBook  Pro F570 ini menyuguhkan desain yang memikat pandangan mata hingga turun ke hati. Eye catching! Begitu saya menyebutnya ketika melihat warna biru mengkilat di bagian logo ASUS.



Meskipun bergaya sporty, laptop ini tampil elegan dengan Reaper Black dan lightning blue di tepian sisinya. Membuat mata tak bosan - bosan memandang.

Selain itu, ukuran layar 15,6" Full HD 1920 x 1080, menyajikan canvas yang besar sehingga aktivitas belajar desain grafis lebih terasa 'lega'. Ditambah anti glare dan tingkat kecerahan hingga 200 nits, kegiatan mendesain yang banyak melibatkan interaksi antara pandangan mata dengan ketajaman gambar dilayar juga jadi lebih nyaman.

Selain itu, yang membedakan dari laptop mainstream lainnya, ASUS VivoBook  Pro F570 memiliki   dimensi 21.9mm dengan bobot 1.9 kg sehingga termasuk yang paling ringan di kelasnya.


Seperti yang sudah saya singgung di atas, ASUS VivoBook  Pro F570 menggabungkan Chip CPU bertenaga AMD Ryzen dengan chip GPU dari Nvidia.

Kolaborasi antara prosesor AMD Ryzen 5 atau Ryzen 7 yang memiliki kinerja kelas desktop dengan kartu grafis GeForce GTX 1050  Nvidia menjadikan kinerja dari ASUS VivoBook Pro F570 semakin mengagumkan mengingat kedua chip tersebut adalah produk andalan dari produsen pembesutnya.



Dukungan storage SATA 1 TB 5400 rpm  2.5' HDD (untuk Ryzen 7, plus ekstra SATA 3 kapasita 256G M.2 SSD) membuat performa laptop ini semakin handal. Aktivitas multitasking dan hal - hal lain yang berkaitan dengan multimedia dapat dikerjakan dengan lancar tanpa khawatir laptop menjadi ngelag atau lemot.

Bermain game, menonton film, membuat desain logo, mengedit video hingga rendering objek 3D, segala aktivitasmu bisa diandalkan dengan kinerja ASUS VivoBook Pro F570 ini.

Performa handal ASUS ini juga disempurnakan dengan kualitas baterai yang memiliki daya tahan cukup lama. Yaitu, mampu memasok daya hingga 2 jam 20 menit full nonstop load serta  10 jam dalam kondisi normal.

Kualitas baterai ini cukup penting bagi blogger yang umumnya selalu membawa serta laptop ketika bepergian. Ketika daya baterai sudah habis, teknologi fast charging nya membuat baterai cepat terisi hingga 60 persen dalam waktu 49 menit.


Bagi saya, laptop bukan hanya sarana untuk melejitkan potensi diri lewat menulis atau meng-upgrade skill saja. Sesekali otak kita  butuh diajak refreshing agar lebih rileks sehingga bisa berpikir lebih jernih. Oleh karena itu saya juga memanfaatkan laptop sebagai media hiburan. Yaitu untuk menonton film atau bermain game ringan.

Ketika menonton film atau bermain game, audio yang dihasilkan umumnya membawa kita ke level lain. Bisa ke level yang lebih tinggi atau lebih rendah tergantung kualitas audio yang dihasilkan.

Kamu tidak akan kecewa karena ASUS VivoBook Pro F570 memiliki kualitas audio yang sangat jernih berkat teknologi SonicMaster yang tersemat di dalamnya. Teknologi ini memungkinkan kita untuk mengontrol audio sesuai dengan kebutuhan yang berbeda - beda, untuk mendengar musik, menonton film atau bermain game.


Menonton film serasa di bioskop, video call serasa bercakap - cakap. Apapun aktivitasmu yang berkaitan dengan audio,  ASUS VivoBook Pro F570 akan membawanya ke level yang lebih tinggi.


Seperti perangkat ASUS lainnya ASUS VivoBook Pro F570 sudah preinstall Windows asli dan seperti laptop ASUS lainnya sudah dilengkapi dengan fingerprint sensor yang sudah di support Windows Hello. Fingerprint sensor ini jelas lebih cepat dan aman dibanding sistem password yang lebih rentan keamannya.

Penggunaannya juga cukup mudah, cukup dengan menempelkan jari di trackpad, kita bisa dengan cepat dan mudah login di laptop ini. Bagi seorang pelupa seperti saya, fitur fingerprint sensor ini membuat saya lebih secure tanpa khawatir terlupa password hingga tak bisa login di laptop sendiri.



 “ASUS VivoBook Pro F570 Ryzen 7 juga dijual eksklusif di JD.ID, melalui mobile site di https://m.jd.id/camp/asus-f570zd-r7591t-316210179.html atau desktop site di https://www.jd.id/campaign/asus-f570zd-r7591t-3162.html


Di era revolusi industri 4.0 ini, persaingan di ranah online memang begitu ketatnya, sehingga mengharuskan seorang blogger untuk selalu meningkatkan skill demi melejitkan potensi yang ada dalam diri. Blogger masa kini tidak hanya dituntut untuk pandai menulis saja. Namun sebisa mungkin juga bisa ngevlog, pandai dalam hal public speaking, dan lain - lain. Semakin banyak keahlian yang dimiliki seorang blogger, dijamin akan lebih kompetitif di era revolusi industri 4.0 ini. Tentunya hal ini bisa terjadi jika blogger didukung oleh perangkat mumpuni, seperti ASUS VivoBook Pro F570 ini.

So, sudah siap lejitkan mimpi bersama ASUS VivoBook Pro F570?

Prosesor
AMD® Ryzen™ 7 2700U Processor 
AMD® Ryzen™ 5 2500U Processor

Sistem Operasi
Windows 10 Home - ASUS recommends Windows 10 Pro.

Memori
8 GB DDR4 2400MHz SDRAM, 2 x SO-DIMM socket , up to 16 GB SDRAM(On selected models), Dual-channel

Display
15.6" (16:9) LED-backlit FHD (1920x1080) Anti-Glare 60Hz Panel with 45% NTSC 
With ASUS Splendid

Grafis
NVIDIA® GeForce® GTX 1050 , with 4GB GDDR5 VRAM
AMD Radeon™ RX Vega 10 Graphics
AMD Radeon™ Vega 8 Graphics

Storage
Hard drive:
1TB 5400 rpm SATA HDD
Solid state drive:
256GB SATA 3.0 M.2 SSD

Keyboard
Chiclet keyboard with isolated numpad key
Optional illuminated chiclet keyboard available

Card Reader
Multi-format card reader (SDXC)

WebCam
VGAWebcam

Networking
Wi-Fi
Integrated 802.11ac (2x2) (On selected models)
10/100/1000 Base T
Bluetooth
Bluetooth® 4.1

Interface
1 x Microphone-in/Headphone-out jack 
1 x Type-C USB 3.0 (USB 3.1 Gen 1) 
1 x USB 3.0 port(s) Type A
2 x USB 2.0 port(s)
1 x RJ45 LAN jack for LAN insert 
1 x HDMI, Mendukung HDMI 1.4
1 x Fingerprint reader (Optional)
1 x AC adapter plug 
1 x micro SD card

Audio
Built-in 2 W Stereo Speakers with Analog Microphone
Supports Windows 10 Cortana with Voice
ASUS SonicMaster Technology

Baterai
3 -Cell 48 Wh Battery

Adaptor Daya
Plug type :ø4.5 (mm)
Output :
19 V DC, 6.3 A, 120 W
Input :
100 -240 V AC, 50/60 Hz universal

Dimensi
NB:
374.6 x 256 x 21.9 mm (WxDxH)

Berat
NB:
1.9 kg with battery
*Disclaimer: It may differ by product specifications

Sekuritas
BIOS user password protection
Fingerprint reader
Security lock
fTPM (Firmware-based Trusted Platform Module)

Certificates
UL, MIC, CE Marking Compliance, FCC Compliance, BSMI, Australia C-TICK / NZ A-Tick Compliance, CCC, GOST-R, CB, Energy Star, IDA, WEEE, Erp 2013, RoHS, JATE

Jaminan
1 tahun garansi hardware global. *berbeda di setiap negara

2 Responses to "Lejitkan Potensi di Era Revolusi Industri 4.0 Bersama ASUS VivoBook Pro F570"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel