Soulmate, have you found yours?

When, where, and how can I find you?

Pada jaman dahulu kala, manusia adalah makhluk yang memiliki 4 tangan, 4 kaki dan satu kepala dengan 2 wajah. Kekuatan mereka sangat dahsyat dan luar biasa, hingga membuat para dewa dewi khayangan khawatir. Dewa dewi berencana untuk memusnahkan mereka dengan sambaran halilintar seperti yang telah mereka lakukan kepada para raksasa dahulu. Namun, jika manusia musnah lantas siapa nanti yang akan memuja mereka?

Zeus yang bijaksana akhirnya memutuskan untuk membelah manusia menjadi 2. Dia pun mengutuk manusia agar mereka menghabiskan sisa umur mereka untuk mencari separuh belahan jiwanya. And the story begin..

Tentunya cerita diatas jangan dipercaya ^_^

Dalam definisinya, ada yang mengatakan bahwa Soulmate adalah orang yang sangat mengerti, sangat memahami dan tahu betul diri kita. Kepada Soulmatelah kita bisa betul – betul rileks mengungkap jati diri kita yang sebenarnya tanpa perlu memakai topeng atau menjaga image. Soulmate katanya juga identik dengan jodoh atau pasangan hidup, meskipun sebenarnya soulmate juga bisa berarti sahabat atau bahkan keluarga sendiri.

Sebuah artikel menjelaskan tanda – tanda seseorang bisa dikatakan Soulmate. Boleh dipercaya boleh tidak, yang jelas saya tergelitik untuk menuliskannya disini. And here they are..

  • Jadi diri sendiri


Saat sedang mengobrol, dia akan terlihat relaks, santai dan nyaman didekat Anda. Bersamanya bisa membuat Anda santai, nyaman dan no under-pressure feeling. Berjam-jam bersamanya, all the times and everyday tidak akan membuat Anda bosan.

  • Adanya kontak batin


Entah kenapa kadang ada perasaan yang mengganggu ketika dia sedang sakit atau sedang ada masalah. Anda seperti bisa “membaca” kondisinya. Atau kadang suka merindukannya.

  • Menerima apa adanya


Dia tidak pernah mempermasalahkan berat badan Anda yang tidak proporsional, atau wajah Anda yang penuh jerawat. Bahkan dia akan dengan senang hati menemani ketika Anda sedang bad mood atau mengesalkan. No one’s perfect, dan dia bisa mengerti segala kekurangan dan kelemahan Anda

  • Sharing each other


Dia bisa leluasa bercerita tentang apa saja dan selalu terbuka kepada Anda

  • Twin soul


Tanpa perlu banyak bicara dia akan tahu kapan Anda sedang sedih, kecewa atau membutuhkan dukungan.

  • Tidak peduli dengan masa lalu Anda


Tidak peduli bagaimana dulu Anda seperti apa, dia tidak akan terlalu pusing mempermasalahkan, karena yang dia lihat adalah diri Anda sekarang ini.

Semasa kuliah dulu aku memiliki seorang teman. Pertama kali kami berkenalan di Asrama Putri kampus putih biru. Selain room mate kami pun juga class mate kemudian kost mate dan akhirnya jadi room kost mate di bulan – bulan pertama perayaan perolehan gelar ST (atau lebih tepatnya gelar pengangguran). Boleh dibilang dimana ada dia selalu ada aku, atau dimana ada aku selalu ada dia (meskipun tentunya tidak setiap hari dan setiap waktu). Sifat kami sangat bertolak belakang, dia agak keras kepala, moody dan suasana hatinya suka berubah sewaktu – waktu. Yang aku tahu, aku hanya berusaha untuk selalu memahami sifat-sifatnya.

Meskipun dia sering mengesalkan bahkan sering menyakiti perasaanku, tapi entah kenapa aku selalu betah – betah saja. Begitupun sebaliknya. Kami juga sering berbeda pendapat dan berbeda pemahaman, tapi it’s okay for us karena memang kita punya prinsip yang berbeda. Ketika kami berjam – jam berdua di dalam kamar, dia sibuk mengutak atik laptop dan hapenya sedang aku sibuk merenungi bukuku, aku merasa nyaman meskipun kami hanya terdiam dengan kesibukan masing – masing.

Berkali – kali dia sering mengatakan kalau sifat – sifatku sangat mirip dengan sifat pacarnya. Katanya kami berdua seperti kembar siam yang terpisahkan. Dia sendiri suka terheran – heran. Aku hanya tergelak. Berkali – kali pula dia mengatakan sepertinya aku harus mencari cowok yang sifat – sifatnya mirip dengan dia. Dan aku pun kembali tergelak, meskipin dalam hati aku mengiyakan juga pendapatnya itu.

The fact :

Sebuah survei terhadap warga Amerika berusia 20-29 tahun yang dilakukan untuk Proyek Pernikahan Nasional di Rutgers University pada tahun 2001 mengungkapkan bahwa 94 % dari 1003 warga Amerika menempatkan menikah dengan Soulmate sebagai hal “pertama” dan “utama”.

Kembali lagi bicara soal Soulmate sebagai belahan jiwa atau pasangan hidup, tentunya akan sangat menyenangkan ya jika kita bisa bersuami/beristrikan belahan jiwa kita. Memang istilah per-Soulmate-an sebenarnya tidak ada dalam Islam (Benarkah?). Namun terkadang pikiran seperti ini selalu mampir di benak kita, “jika kita menikah nanti apakah benar dia Soulmate kita?”, atau pertanyaan serupa “jika kita menikah nanti apakah dia jodoh kita?” Ya,ada seorang Ustadz yang mengatakan, bahwa jodoh kita adalah orang yang kita nikahi. Adapun nanti jika terjadi perceraian atau perpisahan, berarti jodohnya hanya sampai disitu saja.



Rasul pun telah mengajarkan sebuah doa "Robbi Habli Jauzan Minassholihin",

Ya Allah bimbinglah aku untuk mendapat pasangan hidup yang sholeh.

Hm, tentunya kita sendiri juga harus sholeh ya. Amin.
and I believe,, somewhere out there I will find you..

3 Responses to "Soulmate, have you found yours?"

  1. wah, pembahasan dari seorang psikologi nih :D . ulasan anda benar juga tuh, siapa yang mau beli kucing dalam karung)secara kasarnya) untuk dijadikan sebagai pendamping hidup bila bukan soulmate kita.untuk memilih soulmate abadi dalam hal ini yaitu jodoh kita kelak memang susah-susah gampang, tetapi dengan ciri-ciri yang anda ulas di atas maka bisa menjadi mudah. sudah barang tentu ujungnya hanyalah Alloh saja yang menentukan.apakah artinya bila kita sudah mempunyai soulmate yang sudah kita anggap mungkin sebagai jodoh, tiba2 Alloh memutuskan bukanlah dia sebagai pendamping hidup kita :D .semoga anda mendapatkan soulmate yang anda idamkan & jangan lupa, tetap semangattttt :D

    ReplyDelete
  2. pernah ngerasa punya, ke sahabat cwe asr
    tp ntah mengapa skrg enggak merasa begitu
    tp dia tetep sahabat baik kok... cuman udha gak ngerasa soulmate aja :mrgreen:

    ReplyDelete
  3. hemmphhh mbak diar, sudah nemu soulmatenya belum??
    kalo saya sih yakinnya, saat ada orang yang sholeh yang mau menjadikan saya pasangannya, sudah cukup :)
    kriteria lainnya saya serahkan sama Allah :)

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel