Kisah Dua Ekor Katak

Sumber : http://soulofjakarta.com


Dua katak jatuh ke dalam sekaleng es krim. Sisi – sisi kaleng itu mengkilap dan curam, sedangkan krimnya begitu dalam dan dingin.

“Oh, bagaimana ini?” kata katak yang pertama, “ Ini takdir, tidak ada pertolongan. Selamat tinggal sahabatku! Selamat tinggal dunia yang menyedihkan!” ungkapnya lagi sambil menangis dan akhirnya tenggelam.

Akan tetapi katak kedua yang juga terjatuh ke dalam sekalen es krim tersebut langsung mengayuhkan kakinya untuk berenang. Sesaat dia menyeka wajah dan mengeringkan matanya yang penuh krim. “Paling tidak, aku akan berenang sejenak,” katanya. “Tidak akan membantu dunia, jika satu katak lagi mati.”



Satu atau dua jam dia menendang dan berenang, tidak sekalipun dia berhenti untuk mengeluh. Tetapi terus menendang dan berenang serta berenang dan menendang. Kayuhan kaki si katak kedua ini, akhirnya membuat es krim yang ada di dalam kaleng tersebut lambat laun mulai mengeras. Setelah es krim itu mulai berubah seperti mentega, katak pun lalu melompat

Satu hal yang membedakan dua katak dalam kisah diatas adalah cara pandang mereka terhadap dunia di sekelilingnya. Dan bagaimana mereka bersikap terhadap hambatan yang terjadi. Cara pandang ini sangat dipengaruhi oleh informasi apa yang selama ini secara terus menerus masuk ke dalam pikiran kita. Jika selama ini informasi yang masuk ke dalam pikiran, baik melalui bacaan, obrolan, perenungan maupun tontonan adalah hal – hal yang yang sifatnya memotivasi diri, maka orang tersebut cenderung untuk mengambil hikmah terhadap permasalahan yang terjadi sehingga membuatnya lebih optimis. Lain halnya jika yang masuk ke dalam pikiran kita adalah informasi – informasi yang cenderung melemahkan diri, informasi negative tentang orang lain,dsb. Hal ini tentu akan sangat mempengaruhi dirinya untuk memandang secara pesimis terhadap permasalahan yang terjadi. Cara pandang yang positif ini akan sangat mempengaruhi efektivitas kerja kita. Cara pandung yang positif akan memampukan kita untuk selalu optimis memandang situasi dan kondis yang sedang terjadi di lingkungan kita. Cara pandang tetrsebut secara tidak langsun juga akan mempengaruhi bagaimana kualitas hidup dan nilai hidup yang dimilikinya. Itulah sebabnya mereka yang mempunyai cara pandang positif akan memiliki willingness to do more ( keinginan untuk melakukan lebih dari yang diminta) dan memiliki watak pekerja cerdas. Leh karena itu mari kita berpikir positif.

0 Response to "Kisah Dua Ekor Katak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel